Budidaya Lada
Lada atau yang bisa dikenal dengan sebutan Sahang atau Merica ini merupakan tanaman yang cukup familiar d di telinga kita, lada adalah tanaman yang hidup merambat dengan sistem akar yang bersimbiosi mutualisme, dimana lada akan tumbuh merambat pada permukaan tanah ataupun tumbuhan berbatang selama asupan makanan dari tanah subur dengan kontur sesuai dengan yang di inginkan.
budi daya lada harus di lakukan dengan cara yang telaten, dimana perlakukan terhadap kualitas tanah tetap harus di perhatikan oleh para petani, dimana piringan dan sistem pembuangan air tetap harus di perhatikan, sehingga akar dan tanaman lada tidak mudah mati akibat kelebihan air atau terendam.
tanaman lada merupakan salah satu komoditi unggulan dimana, lada dibutuhkan oleh dunia sebagai salah satu bumbu dapur dan juga untuk keperluan medis, sehingga dari sisi manajemen bisnis sangat cerah sekali, lada dapat anda panen setelah tahun 3, dan bisa anda bayangkan untuk satu kilo harga lada saat ini bisa berkisar di angka Rp.120.000,- (seratus dua puluh ribu rupiah) sampai dengan kebutuhan Rp.180.000,- (seratus delapan puluh ribu rupiah), anda bisa bayangkan dalam satu Ha Lada berapa hasil yang akan anda dapatkan.
masyarakat biasanya cenderung memanfaatkan tanaman lada sebagai sumber penghasilan tambahan, dimana untuk sumber penghasilan pokoknya adalah berkebun karet, namun sebenarnya jika masyarakat sudah mulai jeli terhadap prospek tanaman lada, maka kebutuhan ekonomi masyarakat akan lebih baik lagi, misalnya masyarakat atau petani dapat melakukan pembibitan lada secara manual dengan sistem pemotongan terhadap dahan yang kemudian di perlakukan dengan sistem standar pembibitan yang benar, maka kita akan mendapatkan varietas bibit yang baik pula.
bibit yang telah di potong dapat di perlakukan dengan cara membuatkan tempat persemaian yang telah di berikan pupuk, sebaiknya gunakan lah pupuk organik, sehingga kesuburan tanah dapat terjaga, dapat juga menggunakan pupuk kimia dengan dosis yang tidak terlalu banyak sehingga tanaman lada akan mengalami stres.
pupuk organik yang disarankan adalah dengan memanfaatkan kotoran ayam, sapi, dapat juga menggunakan pupuk kandang babi, namun harus terlebih dahulu di bakar, ini mengapa kotoran ternak babi telalu panas, dan dapat mengakibatkan layunya bibit lada. nah inilah yang dapat menjadi peluang bagi petani dalam hal bisnis bibit, baik untuk di pergunakan sendiri ataupu untuk memenuhi kebutuhan pasar akan bibit lada. bibit lada sebaiknya memang merupakan varietas unggul seperti yang di keluarkan oleh beberapa lembaga penelitian dan pembudidayaan lada seperti di Medan.
dalam tahap pemeliharaan tanaman lada ada beberapa yang perlu anda lakukan, yakni;
pertama: Pembuatan Sulur
buatlah atap diatas tanaman lada dengan bahan Bambu ataupun Kayu lalu ikatlah dengan tali dari atap dan julurkan ke bawah hingga mengenai tanaman sehingga tanaman lada dapat merambat.
kedua: Penyiangan
cara menanam lada juga diperlukan pembersihan rumput atau gulma yang dapat mengganggu di sekitar tanaman. penyiangan dapat anda lakukan sesuai dengan kebutuhan, mengingat bahwa tanaman lada tidak boleh terganggu selama proses pertumbuhan dan menyulur.
Ketiga: Penempelan Tanaman
tanaman lada tetap harus di rawat selama masa pertumbuhan sampai dengan 3 tahun untuk menyulur atau merambat, sehingga dapat di lakukan secara manual dalam pengawasan menempelnya pucuk tumbuhan sahang.
Keempat: Pemupukan
pemupukan harus di jadwalkan secara terperinci, mengingat tanaman lada memerlukan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan dan masa berbuah, sedapat mungkin tetap menggunakan pupuk organik ataupun pupuk organik buatan pabrik dan menjauhkan pupuk kimia.
kelima: penyiraman
tanaman lada tetap membutuhkan air, sehingga perlu di lakukan penyiraman dan sebaikanya di lakukan pada pagi hari ketika matahari terbit sehingga proses fotosintesis dapat berjalan dengan baik,
Salah satu petani sukses membudidayakan lada adalah bapak Masri Sareb Putra yang sudah membudidayakan lada beberapa tahun terakhir, dan malahan sudah menulis buku dengan judul menjadi kaya dengan lada. dalam budidaya lada ini beliau juga mengembangkan pembibitan lada yang berlokasi di Kecamatan Balai Sebut Jangkang, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.
dalam tahap pemeliharaan tanaman lada ada beberapa yang perlu anda lakukan, yakni;
pertama: Pembuatan Sulur
buatlah atap diatas tanaman lada dengan bahan Bambu ataupun Kayu lalu ikatlah dengan tali dari atap dan julurkan ke bawah hingga mengenai tanaman sehingga tanaman lada dapat merambat.
kedua: Penyiangan
cara menanam lada juga diperlukan pembersihan rumput atau gulma yang dapat mengganggu di sekitar tanaman. penyiangan dapat anda lakukan sesuai dengan kebutuhan, mengingat bahwa tanaman lada tidak boleh terganggu selama proses pertumbuhan dan menyulur.
Ketiga: Penempelan Tanaman
tanaman lada tetap harus di rawat selama masa pertumbuhan sampai dengan 3 tahun untuk menyulur atau merambat, sehingga dapat di lakukan secara manual dalam pengawasan menempelnya pucuk tumbuhan sahang.
Keempat: Pemupukan
pemupukan harus di jadwalkan secara terperinci, mengingat tanaman lada memerlukan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan dan masa berbuah, sedapat mungkin tetap menggunakan pupuk organik ataupun pupuk organik buatan pabrik dan menjauhkan pupuk kimia.
kelima: penyiraman
tanaman lada tetap membutuhkan air, sehingga perlu di lakukan penyiraman dan sebaikanya di lakukan pada pagi hari ketika matahari terbit sehingga proses fotosintesis dapat berjalan dengan baik,
Salah satu petani sukses membudidayakan lada adalah bapak Masri Sareb Putra yang sudah membudidayakan lada beberapa tahun terakhir, dan malahan sudah menulis buku dengan judul menjadi kaya dengan lada. dalam budidaya lada ini beliau juga mengembangkan pembibitan lada yang berlokasi di Kecamatan Balai Sebut Jangkang, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.
beliau dapat melayani pesanan dan menyediakan bibit lada dengan kualitas baik, sebagai bibit lada yang hendak anda tanam.
sebagai langkah mendorong peningkatan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menenggah (UMKM) dengan produk unggulannya kami bahas dan angkat, sehingga harapan kami makin banyak masyarakat indonesia menjadi lebih kretarif dan sukses dalam menjalankan usahanya.
tertandapenulis
untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai usaha budidaya lada maka dapat menghubungi langsung petani yang bersangkutan.
Nama Petani:
MASRI SAREB PUTRA
HP. 081298216700
alamat; Jangkang, Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat.
alamat; Jangkang, Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat.

Jual sangat murah PAKAN TERNAK SAPI, KAMBING, DOMBA & BEBEK DARI LIMBAH SINGKONG : SINGKONG SORTIRAN (Krucilan) Rp. 1500/kg, kondisi baru frees bagus juga untuk bahan baku industri tepung pati. BONGGOL SINGKONG & KULIT SINGKONG kondisi segar Rp. 750/kg. Siap kirim 7 ton/3 hari sekali wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hub. Bpk. Heru di Malang - Jawa Timur Hp/Wa 081334272800 Blog saya di www.belisingkongsegar.blogspot.com
ReplyDelete